Seorang DPO dalam kasus perampokan dan pencurian, Hariady (40) warga Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai," />
Kamis, 24-09-2020 | Jam Digital
16:44 WIB - Bupati Kampar Kembali Bagikan Bantuan Sosial Beras di dua Kecamatan | 16:41 WIB - 100 Personel Polres Sergai Lakukan Swab Test | 16:40 WIB - Bapak Satu Anak Di Ringkus Sat Res Narkoba Polres Sergai | 16:39 WIB - Tak Dikasih Uang, Fadli Tega Pukuli Ayah & Bacok Paman | 14:47 WIB - Bupati Pelalawan Lantik Sekda Tengku Mukhlis Jadi Ketum LPTQ 2019-2024 | 14:42 WIB - DPRD Bengkalis Sampaikan Ranperda Perubahan APBD TA 2020
www.mimbarkita.com
 
Napi Asimiliasi Berulah,Lakukan Pemerasan Berakhir Di Kantor Polisi
Jumat, 07-08-2020 - 17:20:20 WIB

TERKAIT:
 
  • Napi Asimiliasi Berulah,Lakukan Pemerasan Berakhir Di Kantor Polisi
  •  


    SERGAI (Mimbarkita.com) - Seorang DPO dalam kasus perampokan dan pencurian, Hariady (40) warga Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, ditangkap Satreskrim Polres Serdang Bedagai, Kamis (6/8/2020) sore.

    "Hariady ditangkap bersama rekannya Rifatah Sabira (23) di Dusun 3, Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul," kata Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata, Jumat (7/8/2020).

    Ia menjelaskan, keduanya ditangkap saat melakukan pemerasan dengan modus pengutipan terhadap truk melintas melalui organisasi (F.PTSI-K.SPSI). Namun setelah di cek ke Dinas Tenaga Kerja, organisasi tersebut tidak terdaftar.

    Hariady merupakan narapidana asimilasi dari LP Labuhan Ruku, Batubara dalam kasus pencurian dan kekerasan. Selain itu masuk DPO Polres Tebing Tinggi dalam kasus perampokan dan kekerasan.

    "Salah satu pelaku narapidana asimilasi dan juga DPO dalam kasus perampokan dan kekerasan," ucap Robin.

    Selain mengamankan kedua pelaku, polisi menyita barang bukti uang tumai Rp500 ribu, 2 kwitansi pengutipan dengan stempel (F.PTSI-K.SPSI).

    Sementara itu, Hariady mengaku dirinya melakukan pengutipan terhadap sejumlah kendaran setelah melakukan koordinasi dengan pimpinan serikat kerja tempatnya bekerja. Hasil pengutipan tersebut, mereka mendapat 60 persen. Sedangkan 40 persen disetorkan ke bendahara.

    "Kami melakukan pengutipan setelah kordinasi dengan ketua, penghasilan juga dibagi dua," ucapnya. (Ridwan)



     
    Berita Lainnya :
  • Napi Asimiliasi Berulah,Lakukan Pemerasan Berakhir Di Kantor Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     

     
     
     
    TERPOPULER
    1 Niat Hati Pinjam Uang,Justru Dibawa ke Hotel Diperkosa Berkali-kali
    2 Ibu Pergoki Putrinya Lagi Asyik Indehoy dengan Pacarnya
    3 Penemuan Mayat di Bandara
    Terkuak, Ternyata Bukan Lilitan Lakban Penyebab Tewasnya Firzha
    4 Geger..Penemuan Jenglot ! Dirontgen dan Tes DNA, Ternyata Hasilnya..
    5 PJ KADES BAWOHOSI VIKTOR MANAO,
    BERSEDIA MELAKSANAKAN DD TA.2018 YANG SUDAH TERLAMBAT.
    6 Seorang Kakek Ditabrak Motor
    Saat Menyeberang Jalan
    7 Korupsi Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih
    Bupati Bengkalis Mangkir dari Panggilan KPK
    8 Fakta Baru: Selain Sakit Hati,Memang Niat Memperkosa
    9 Seorang Pria Tewas Saat Mandi di Air Terjun Batu Dinding Kampar
    10 Kepala Hancur, Otak Berserakan, Leher Koyak, Ilham Parapat Tewas
     

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2015-2016 mimbarkita.com
    Suara Keadilan Untuk Kebenaran