Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mengungkapkan pada tahun 2019, jumlah balita yang menderita stunting (kerdil) di Riau mencapai 16." />
Selasa, 21-Januari-2020 | Jam Digital
22:23 WIB - Media Berperan Berantas Korupsi | 21:13 WIB - Wabup inhil Silaturahmi Bersama Pengurus LBDH inhil | 07:45 WIB - Bupati Inhil Hadiri Coffe Morning Sekaligus Pisah Sambut Kepala Kantor KPPBC TMP | 07:02 WIB - Bupati Wardan Buka Rakerda LPTQ | 11:55 WIB - Perayaan Natal PGRI, Disdik Nisel Bersihkan Sampah di Sorake | 13:14 WIB - Gegara Dikait-kaitkan OTT Wahyu, PDI Perjuangan Bentuk Tim Hukum
www.mimbarkita.com
Senin, 13-01-2020 - 13:57 WIB
Darnis Harita Gelar Sertijab Kades Definitif
Sabtu, 11-01-2020 - 11:10 WIB
Presiden Resmikan Pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan
Jumat, 10-01-2020 - 22:18 WIB
Wahyu Setiawan Mundur dari KPU
 
Kekurangan Gizi, 16.275 Balita di Riau Alami Stunting
Jumat, 10-01-2020 - 21:45:27 WIB

TERKAIT:
 
  • Kekurangan Gizi, 16.275 Balita di Riau Alami Stunting
  •  


    PEKANBARU (Mimbarkita.com) - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mengungkapkan pada tahun 2019, jumlah balita yang menderita stunting (kerdil) di Riau mencapai 16.275 balita.

    Kepala Diskes Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa, jumlah jumlah balita di Riau pada tahun lalu sebanyak 601.000 jiwa. Dari jumlah tersebut, baru 149.280 balita yang melakukan pengukuran berdasarkan ukuran Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM).

    "Jadi baru 24,8 persen yang baru diukur, baru seperempatnya. Hasilnya didapati ada sebanyak 16.275 balita yang mengalami stunting karena tinggi badannya tidak sesuai usia atau 10,9 persen," kata Mimi di Pekanbaru, Jumat (10/1/2020).

    Melihat kenyataan ini, Mimi pun mengajak masyarakat Riau untuk lebih memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi oleh keluarga mereka, khususnya ibu hamil dan bayi.

    Menurutnya, stunting terjadi diakibatkan pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur sehingga kekurangan gizi.

    Selain mengajak pola makan sehat dan teratur, Mimi menganjurkan ibu hamil juga mengkonsumsi tablet tambah darah.

    "Untuk menekan jumlah stunting di Riau, mari perhatikan pola makan kita," ajak Mimi. (grc)




     
    Berita Lainnya :
  • Kekurangan Gizi, 16.275 Balita di Riau Alami Stunting
  •  
    Komentar Anda :

     

     
     
     
    TERPOPULER
    1 Niat Hati Pinjam Uang,Justru Dibawa ke Hotel Diperkosa Berkali-kali
    2 Ibu Pergoki Putrinya Lagi Asyik Indehoy dengan Pacarnya
    3 Penemuan Mayat di Bandara
    Terkuak, Ternyata Bukan Lilitan Lakban Penyebab Tewasnya Firzha
    4 Geger..Penemuan Jenglot ! Dirontgen dan Tes DNA, Ternyata Hasilnya..
    5 PJ KADES BAWOHOSI VIKTOR MANAO,
    BERSEDIA MELAKSANAKAN DD TA.2018 YANG SUDAH TERLAMBAT.
    6 Korupsi Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih
    Bupati Bengkalis Mangkir dari Panggilan KPK
    7 Fakta Baru: Selain Sakit Hati,Memang Niat Memperkosa
    8 Seorang Kakek Ditabrak Motor
    Saat Menyeberang Jalan
    9 Seorang Pria Tewas Saat Mandi di Air Terjun Batu Dinding Kampar
    10 Kepala Hancur, Otak Berserakan, Leher Koyak, Ilham Parapat Tewas
     

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2015-2016 mimbarkita.com
    Suara Keadilan Untuk Kebenaran